• SMK DAARUL HIDAYAH
  • SMK BISAA !!!

Dari Kelas ke Lapangan, Siswa SMK Daarul Hidayah Latih Keterampilan di Posyandu

Sukoharjo – SMK Kesehatan dengan program keahlian Farmasi dan Keperawatan terus berupaya membekali siswanya dengan pengalaman nyata di lapangan. Salah satu inovasi yang digagas adalah Program Sekolah Kerja Nyata (SKN) sebagai bentuk menambah implementasi dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan.

Berbeda dengan praktik kerja di rumah sakit atau apotek, program ini menempatkan siswa untuk terjun langsung ke masyarakat melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Posyandu dipilih karena perannya yang vital dalam pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan balita.

Setiap jadwal Posyandu, sekolah mengirimkan empat siswa yang didampingi seorang guru produktif untuk mendukung tenaga kesehatan dari puskesmas. Peran siswa sangat strategis, mulai dari membantu penimbangan balita, pencatatan tumbuh kembang, hingga memberikan edukasi sederhana kepada para ibu tentang pola asuh, gizi, dan kesehatan anak.

Kepala Program Studi Keperawatan, Putri Permatasari, S.Kep., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembelajaran berbasis masyarakat. “Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga merasakan langsung bagaimana pelayanan kesehatan dijalankan di masyarakat. Dengan begitu, mereka paham tantangan sekaligus kebutuhan nyata yang ada di lapangan,” terangnya.

Sebelum diterjunkan ke masyarakat, para siswa mendapat pembekalan khusus dari guru produktif. Materi yang diberikan mencakup etika pelayanan kesehatan, komunikasi dengan masyarakat, hingga prosedur dasar di Posyandu. Hal ini penting agar siswa benar-benar siap dan mampu menjalankan perannya secara profesional.

Suasana Posyandu pun menjadi lebih semarak dengan hadirnya para siswa. Mereka aktif membantu petugas, ramah melayani masyarakat, sekaligus antusias belajar dari pengalaman langsung. Banyak siswa mengaku senang bisa berbaur dengan masyarakat. “Rasanya beda sekali ketika teori yang kami pelajari di kelas bisa langsung diterapkan. Kami merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk menjadi tenaga kesehatan yang bermanfaat,” ungkap salah satu peserta.

Selain mendampingi kegiatan, siswa juga diwajibkan menyusun laporan kerja lapangan di bawah bimbingan guru produktif. Laporan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban sekaligus refleksi dari pengalaman yang diperoleh. Guru pembimbing turut memberi arahan agar laporan siswa tidak hanya deskriptif, tetapi juga mampu memunculkan analisis serta solusi atas berbagai permasalahan yang ditemui di Posyandu.

Program SKN ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran siswa SMK Kesehatan dinilai membantu meringankan beban tenaga kesehatan yang sering kekurangan SDM di lapangan. Selain itu, ibu-ibu juga merasa senang karena mendapat tambahan informasi dari siswa yang masih segar dengan pengetahuan terbaru.

Kaprodi berharap program ini dapat berkelanjutan dan diperluas ke lebih banyak Posyandu. “Kami ingin kegiatan ini menjadi agenda rutin, karena manfaatnya sangat besar. Siswa belajar ilmu terapan, masyarakat terbantu, dan sekolah semakin dekat dengan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Dengan semangat belajar sekaligus mengabdi, Program Sekolah Kerja Nyata diharapkan mampu mencetak generasi tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat.#nawara

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
KEMAH BHAKTI MEDIKA

Kegiatan berlangsung pada hari Selasa-Rabu, 27 - 28 September 2022. Dilaksanakan di lapangan desa Sekaran, tepatnya samping kelurahan Sekaran. Kemah dalam rangka Penerimaan Anggota Amba

06/10/2022 11:45 - Oleh admin smkdh - Dilihat 135 kali
Profil

profil sekolah

07/05/2020 05:09 - Oleh admin smkdh - Dilihat 1217 kali
Visi dan Misi

visi dan misi sekolah

07/05/2020 05:09 - Oleh admin smkdh - Dilihat 760 kali